SEJARAH BATIK RIAU DAN CORAKNYA

Sisa-sisa Istana Daik Lingga
Sisa-sisa Istana Daik Lingga di Lingga Kepulauan Riau Indonesia. Sumber: http://bit.ly/1furft4

Konon kabarnya benih-benih sejarah Batik Riau sudah ada dari jaman kerajaan Melayu dahulu kala yaitu kerajaan Daik Lingga yang terletak di Kepulauan Riau antara tahun 1824 sampai tahun 1911. Berbeda dengan proses pembuatan batik di Jawa, di jaman Daik Lingga prosesnya tidak menggunakan lilin sebagai pembatas (perintang) warna. Pewarna yang biasanya berwarna kuning dan perak dicap pada bahan kain dengan menggunakan perunggu-perunggu yang bermotif corak khas dari Melayu. Bahan kain yang digunakan biasanya sutra dan juga kain halus lainnya.

 Telepuk dan Sejarah Batik Riau

Seiring perjalanan waktu kerajinan batik cap dari logam perunggu ini akhirnya berakhir. Alat cap batik itu digantikan dengan bahan kayu  lunak yang kemudian dikenal sebagai kerajinan Telepuk. Uniknya, kerajinan Telepuk ini menggunakan bahan cap yang berasal dari buah-buahan yang keras seperti contohnya kentang. Telepuk berarti  gambar bunga-bungaan dan sebagainya dengan perada pada kain atau  kertas. Kain telepuk adalah kain berbunga-bunga tenunan India.  Namun seperti halnya dengan kerajinan batik cap dari perunggu, kerajinan telepuk juga menghilang dan hanya menjadi sebagian cerita dari sejarah Batik Riau.

Kebangkitan Batik Riau

Pada tahun 1985 terekam juga dalam sejarah Batik Riau bahwa pemerintah propinsi Riau mulai membangkitkan kembali Batik Riau dengan memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat. Teknik dan proses pembuatan sama dengan batik di Jawa hanya saja motif yang dikembangkan adalah motif asli dari Riau yang diambil dari motif tenun Melayu Riau. Selangkah demi selangkah Batik Riau mulai menunjukkan pesona keindahannya kepada masyarakat. Namun masyarakat perlu hati-hati karena saat ini banyak toko yang menjual batik tapi tidak memberitahu cara membedakan batik yang berkualitas bagus dan tidak. Informasi ini penting dan sangat diperlukan agar masyarakat mendapatkan kualitas batik yang diinginkan dengan harga yang juga sesuai. Jangan mudah tergoda dengna batik yang harganya murah meriah tapi kualitasnya ternyata membuat anda kecewa. Ada baiknya sebelum anda membeli baju batik anda membaca Tips Memilih Batik Riau di website kami.

Salah satu outlet terkemuka di Pekanbaru yaitu Batik Corak Riau (sebelumnya bernama Batik Gaul) kini banyak mengembangkan Batik Riau yang berkualitas tinggi. Jika anda ingin melihat bagaimana kami Batik Riau kami diproduksi silahkan melihat video pembuatan Batik Riau di Youtube. Batik Riau yang diberi label “Batik Corak Riau” ini bisa ditemukan di Jl. Durian no: 21A Pekanbaru dan  juga di Jl. Lembaga Pemasyarakatan no: 23C Pekanbaru. Bagi anda yang ingin melihat koleksi batiknya bisa klik di sini.

Sumber Corak Batik Riau

Sejarah Batik Riau
Proses Pembuatan Batik Riau

Alam termasuk di dalamnya binatang dan tumbuh-tumbuhan menjadi sumber inspirasi dari corak dasar Melayu Riau yang menjadi poin penting dalam perkembangan sejarah Batik Riau. Beberapa corak yang terinspirasi  dari tumbuh-tumbuhan diantaranya adalah bunga kundur, bunga hutan. Sementara contoh corak yang terinspirasi dari binatang diantaranya adalah itik pulang petang, semut beriring dan lebah bergantung. Dalam penerjemahannya menjadi corak, semua sumber inspirasi  itu direka-reka dalam bentuk seperti asalnya atau dimodifikasi menjadi abstrak hingga tidak menampakkan lagi wujud aslinya. Selain binatang dan tumbuhan, corak Melayu Riau juga banyak terinspirasi dari benda-benda angkasa seperti bulan, bintang, matahari, awan dan juga lainnya.

Be Sociable, Share!

Related posts:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

*