PENGERTIAN BATIK

Kita sering mendengar, mengucapkan bahkan mungkin memakai produk batik. Namun pernahkah terpikir oleh kita apa sebenarnya pengertian batik itu? Yuk kita simak lebih jauh. Jangan sampai kita tidak tahu dengan budaya kita yang telah diakui dunia ini.

Pengertian Batik dari Pendekatan Kata

pengertian batik, batik, definisi batik, arti batik, batik meaning, batik definition, how to batik, indonesian batiks
Pengrajin batik jaman dahulu Sumber: http://bit.ly/1nf0JX2

Jika diambil dari pendekatan kata, ada beberapa pengertian batik yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia. Pengertian yang pertama adalah batik berasal dari bahasa Jawa yaitu “amba” dan “titik”. Kata “amba” artinya menggambar dan “tik” adalah titik. Jika digabungkan artinya “menggambar titik”. Di lain pihak ada juga yang menyebutkan pengertian batik sebenarnya adalah kepanjangan dari bahasa Jawa yaitu “rambataning titik” yang artinya rangkaian titik-titik. Rangkaian titik-titik inilah yang nantinya membentuk motif atau corak batik pada kain.

Pengertian Batik dari Pendekatan Teknik Pembuatan

Pengertian batik diatas adalah pengertian yang digali dari asal kata. Selain pengertian diatas ada juga pengertian batik yang disimpulkan dari pendekatan teknik atau proses pembuatannya. Salah satunya adalah dari Warsito pada tahun 2008 yang mengatakan bahwa pengertian batik secara umum adalah pembentukkan gambar pada kain dengan menggunakan teknik tutup celup dengan menggunakan lilin atau malam sebagai perintang dan zat pewarna pada kain. Ada juga Yahya pada tahun 1971, yang menyimpulkan bahwa pengertian batik adalah karya yang dipaparkan di atas bidang datar (kain atau sutra) dengan dilukis atau ditulis, dikuas atau ditumpahkan atau dengan menggunakan canting atau cap dengan menggunakan lilin untuk menutup agar tetap seperti warna aslinya.

Dan yang terakhir adalah pengertian batik seperti yang telah disepakati pada Konvensi Batik Internasional di kota Yogyakarta yang telah diselenggarakan pada tahun 1997. Konvensi itu menyepakati bahwa pengertian batik adalah proses penulisan gambar atau ragam hias pada suatu media dengan menggunakan lilin atau malam sebagai alat perintang warna.

Ada point penting yang perlu digaris bawahi pada tiga pengertian batik terakhir yaitu tentang penggunaan “lilin atau malam” pada pembuatan batik. Dari sini dapat disimpulkan bahwa semua kain yang pembuatannya tidak menggunakan lilin sebagai perintang warna tidak bisa disebut sebagai batik. Hal ini perlu dimengerti mengingat sekarang ini banyak sekali tersebar batik palsu atau disebut batik printing. Batik palsu dalam proses pembuatannya tidak menggunakan lilin sebagai perintang warna. Batik palsu ini dibuat dengan mesin atau dengan teknik sablon. Hati-hati dengan produk batik palsu ini. Cara yang paling mudah untuk mengenali batik palsu ini adalah dengan mengecek kain bagian luar dan dalam. Pada bagian luar warnanya akan terlihat jelas sementara di bagian dalam warnanya tidak (warna tidak tembus sampai ke dalam). Hal ini wajar karena batik palsu dibuat dengan teknik sablon bukan dengan teknik celup.

Be Sociable, Share!

Related posts:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

*