KABUPATEN SIAK DAN WISATANYA

Kabupaten Siak adalah salah satu kabupaten yang berdiri pada tahun 1999. Daerah yang dulunya merupakan salah satu kecamatan di bawah kabupaten Bengkalis ini berjarak sekitar 125 km dari kota Pekanbaru. Kabupaten Siak mempunyai potensi wisata berupa keindahan alam, bangunan dan kuliner yang cukup menarik untuk dikunjungi. Berikut adalah hal-hal yang perlu kita nikmati pada saat anda berkunjung ke kabupaten Siak.

1. Istana Siak

kabupaten siak
Istana Siak. Sumber: http://bit.ly/1wKhRwk

Istana Siak adalah salah satu tujuan wisata di kabupaten Siak. Pada masanya istana ini dikenal sebagai Istana Matahari Timur karena kemegahannya. Sejarah yang ada menceritakan bahwa istana ini didirikan pada tahun 1889 pada masa Sultan Syarif Hashim Abdul Djalil Syaifuddin dengan dibantu oleh arsitek berkebangsaan Jerman. Arsitektur Eropa, Arab dan Melayu digabungkan dalam pembangunan istana ini hingga pada tahun 1893 istana ini akhirnya selesai dibangun. Istana Siak terdiri dari dua lantai. Lantai pertama berisi koleksi-koleksi istana dari gendang tua, patung perunggu dari Ratu Wilhelmina Belanda, patung Sultan Syarif Hasyhim I yang terbuat dari batu pualam dan berlian.

Sementara di lantai dua terdapat bilik sebagai tempat penyambutan para tamu raja serta sebagai kamar raja. Bilik-bilik ini sekarang sudah digunakan untuk penyimpan barang koleksi Istana. Barang-barang tersebut diantaranya berupa senjata pusaka, lukisan asli Napoleon dari Paris. Ada juga maket yang menunjukkan adanya eksplorasi minyak bumi oleh Stanvac Oil yang dimulai 1930.

2. Masjid Syahabuddin Kabupaten Siak

Mesjid ini didirikan pada tahun 1926 yaitu pada masa Sultan Assayyidis Syarif Kasim Abdul Jalil Syaifudin berkuasa. Masjid ini juga dikenal oleh masyarakat Masjid Sultan Siak. Syahabudin tersusun atas dua kata, kata syah dan juga al-din. Kata syah adalah bahasa Persia yang mempunyai  makna penguasa. Sementara al din dari bahasa arab yang artinya agama. Mungkin ini bermaksud sebagai lambang bahwa sultan atau raja selain sebagai penguasa negara ia juga seorang pemimpin agama (syahabuddin).

3. Danau Zamrud

kabupaten siak
Danau Zamrud. Sumber: http://bit.ly/13xZezR

Danau Zamrud mempunyai keindahan alam yang sangat eksotik. Udaranya sejuk dan bersih, jauh dari keramaian penduduk dan hingar bingar kota. Lokasi ini sangat ideal untuk dijadikan sebagai tempat alternatif melepas penat  atau berwisata bersama keluarga. Danau Zamrud dahulunya merupakan dua danau yang terletak berdampingan, yaitu Danau  Pulau Besar dan Danau Bawah. Nama Zamrud ini kemungkinan dikenal oleh masyarakat karena danau ini terletak di desa Zamrud.  Pada tanggal 25  November 1980 pemerintah telah menetapkan kawasan danau dan hutan ini sebagai kawasan suaka margasatwa. Update terakhir masyarakat dan pemerintah kabupaten Siak saat ini sedang mengusulkan kawasan seluas  2.500 hektar ini untuk dirubah sebagai kawasan taman nasional. Dan siapa juga yang menyangka jika ternyata di dasar Danau Zamrud yang sangata indah ini diduga terdapat kandungan minyak mentah yang diperkirakan stoknya mencapai 50 juta barel.

4. Jembatan Siak

Jembatan Siak yang terletak di Kabupaten Siak Provinsi Riau ini membentang dengan megah diatas sungai Siak. Jembatan yang tingginya sekitar 23 meter di atas permukaan air Sungai Siak ini dilengkapi dengan dua menara yang tingginya masing-masing mencapai 80 meter. Menara ini difasilitasi dengan dua buah lift untuk mempermudah mencapai puncak menara. Rencananya dua menara ini akan dijadikan tempat wisata agar pengunjung bisa menikmati keindahan kota Siak beserta sungainya dari atas.  Semacam kafe atau restoran sedang direncanakan dibangun untuk menambah fasilitas di menara tersebut.

 5. Durian Siak

Seperti juga di kota Pekanbaru, kabupaten Siak adalah tempat yang juga menyediakan buah durian yang enak. Durian ini bisa kita temukan di sepanjang jalan masuk menuju kota Siak. Harga duriannya pun masih bisa dibilang murah apalagi kalo dibandingkan dengan di pulau Jawa. Durian yang besar dan enak disini bisa didapatkan hanya dengan merogoh kocek sekitar 50 ribuan saja.

6. Udang Galah Siak

kabupaten siak
Udang Galah. Sumber: http://bit.ly/16TvWho

Bukan hanya menyimpan sejarah masa-masa kejayaan kesultanan pada masa lampau saja kabupaten Siak pun ternyata gudangnya makanan lezat. Makanan khas Siak biasanya berupa ikan hasil dari sungai Siak yang ditangkap oleh nelayan. Beberapa tangkapan sungai itu contohnya adalah ikan baung, ikan patin, udang galah dan langkitang atau sejenis keong / siput yang hidup di sungai. Di antara hasil sungai tersebut yang sudah terkenal kenikmatannya adalah udang galah. Udang galah Siak ini ukurannya besar dan rasanya pulen.

Be Sociable, Share!

Related posts:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

*