6 CARA MERAWAT BATIK AGAR TAHAN LAMA

 

Cara Merawat BatikBatik adalah kerajinan kain yang sangat indah dan berharga cukup tinggi. Dengan catatan batik itu adalah batik yang asli, bukan tekstil yang bermotif batik. Beberapa kain batik bahkan mencapai puluhan juta nilai rupiahnya. Dengan nilainya yang bisa dibilang cukup fantastis tersebut maka sangat sayang apabila kita tidak tahu cara merawat batik. Berikut adalah beberapa cara merawat batik agar bisa awet atau tahan lama:

1. Jemur Batik di Tempat Yang Teduh

Cara merawat batik pertama adalah hindari menjemur batik di tempat yang terkena langsung cahaya matahari. Cahaya matahari menyebabkan warna batik menjadi kusam dan rusak. Lebih baik gantungkan batik di tempat yang cukup angin atau angin sepoi-sepoi. Bisa di dalam ruangan atau dibawah pohon rindang.

2. Hindari Mencuci Batik Dengan Deterjen

Cara merawat batik yang kedua adalah dengan menghindari penggunaan deterjen saat mencuci batik. Deterjen mengandung zat-zat kimia yang bisa merusak warna batik. Jika hal ini dilakukan secara terus menerus maka warna batik pun akan lebih cepat pudar. Apalagi jika dicampurkan
dengan zat pemutih. Hal tersebut akan lebih cepat merusak warna batik yang kita cuci. Jika ingin menggunakan zat pembersih bisa gunakan buah lerak. Buah lerak ini direndam dulu dengan air hangat sebelum digunakan sebagai pengganti deterjen.

3. Tidak Dianjurkan Mencuci Batik Dengan Mesin Cuci

Cara merawat batik yang berikutnya adalah dengan tidak mencuci batik menggunakan mesin cuci. Lebih baik rendam batik dengan air hangat dan kemudian dikucek dengan menggunakan tangan saja. Cara ini akan membuat warna batik jadi lebih tahan lama.

4. Cara Merawat Batik Dengan Kapur Barus Tidak Disarankan

Cara merawat batik yang keempat adalah dengan tidak menggunakan kapur barus. Kandungan zat dalam kapur barus bisa mempengaruhi warna dan juga keawetan serat kain. Kapur barus bisa membuat serat kain batik menjadi rapuh dan akhirnya kain batik jadi mudah sobek. Sebagai pengganti kapur barus bisa menggunakan merica. Caranya adalah merica dibungkus di dalam tisu, kemudian letakan dalam lemari tempat menyimpan batik.

5. Penyemprotan Parfum Secara Langsung Sebaiknya Dihindari

Cara merawat batik yang kelima adalah dengan menghindari penyemprotan parfum atau minyak wangi secara langsung pada kain batik anda. Parfum dapat mempengaruhi warna pada kain batik anda. Bahkan beberapa parfum bisa meninggalkan bekas noda di batik kita. Tentunya hal ini sangat tidak kita harapkan apalagi jika batik kita bernilai rupiah yang cukup besar.

6. Mesti Berhati-hati Dalam Menggunakan Strika Pakaian

Cara merawat batik yang terakhir adalah dengan lebih hati-hati dalam menggunakan strika. Panas yang tinggi pada strika bisa membuat warna pada kain batik menjadi lebih cepat pudar. Gunakan alas seperti koran atau kertas tipis lainnya sebagai alas agar strika yang panas tidak bersentuhan langsung dengan kain batik. Cara lain bisa digunakan yaitu dengan menyetrika bagian dalam dari pakaian batik kita. Tips yang terakhir adalah dengan mengatur suhu strika agar tidak terlalu tinggi pada saat digunakan untuk menyetrika kain batik.

Be Sociable, Share!

Related posts:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

*